PYRONEXSISTEM PENGOLAHAN SAMPAH

TEKNOLOGI / PIROLISIS SAMPAH

Cara kerja
pirolisis Pyronex II.

Pirolisis menguraikan material dengan panas pada kondisi oksigen terbatas. Dalam Pyronex II, tahap persiapan, reaktor, kondensasi, pengendalian emisi, dan penanganan keluaran disusun dalam satu alur.

01 / DIAGRAM PROSES

Alur material
dan titik kendalinya.

Gambar berikut disarikan dari diagram produk Pyronex II. Setiap lokasi tetap memerlukan rancangan dan SOP operasional sendiri.

Diagram proses Pyronex II: penerimaan sampah, pemisah magnet, screening, pencacahan dan pemerasan, pengolahan cairan, reaktor pirolisis, kondensasi, scrubber, dan biochar
Diagram alur dari materi produk Pyronex II, Lestari Bumi Sembada.

02 / TAHAPAN

Dari pemeriksaan
hingga keluaran.

Pirolisis hanya satu tahap dalam sistem pengelolaan. Persiapan dan jalur keluaran juga menentukan kesiapan operasional.

  1. 01

    Terima dan periksa

    Catat jenis, volume, kadar air, dan kondisi sampah. Pisahkan material yang tidak sesuai untuk ditangani melalui jalur lain.

  2. 02

    Pisahkan dan pulihkan

    Rangkaian produk mencantumkan conveyor, pemisah magnet, dan screening. Peralatan ini menyiapkan fraksi sesuai alur proses dan memulihkan material yang masih dapat didaur ulang.

  3. 03

    Siapkan umpan

    Fraksi yang akan diproses dapat dicacah dan diperas. Cairan dari tahap ini dikumpulkan untuk diolah sesuai rancangan instalasi.

  4. 04

    Jalankan reaktor

    Material dipanaskan dalam reaktor pada kondisi oksigen terbatas. Operator perlu memantau parameter operasi sesuai SOP dan konfigurasi yang dipasang.

  5. 05

    Tangani uap dan emisi

    Uap proses dialirkan ke kondensor. Materi Pyronex II juga mencantumkan wet scrubber. Susunan alat tetap perlu diuji pada kondisi operasi yang relevan.

  6. 06

    Periksa keluaran

    Catat biochar, material pulihan, cairan, dan residu. Pemanfaatan biochar perlu mempertimbangkan hasil analisis untuk sampel dan tujuan penggunaan yang ditetapkan.

PIROLISIS / PEMBAKARAN TERBUKA

Pirolisis bukan
pembakaran terbuka.

Pirolisis berlangsung dengan oksigen terbatas. Pembakaran terbuka berlangsung dengan pasokan oksigen. Sistem termal tetap menghasilkan gas buang dan memerlukan pengendalian serta pengukuran emisi.

Karena itu, website ini tidak menyebut Pyronex sebagai sistem tanpa emisi. Halaman hasil uji menjelaskan angka pada sampel emisi dan batas penafsirannya.

Baca data uji emisi

03 / KELUARAN & TANGGUNG JAWAB

Setiap keluaran
memerlukan jalur.

01

Biochar

Sifat biochar dipengaruhi umpan dan kondisi proses. Analisis satu sampel tidak otomatis menjadi sertifikasi pupuk, rekomendasi dosis, atau jaminan aman untuk semua aplikasi.

02

Material yang dipulihkan

Material daur ulang dan fraksi yang direncanakan untuk RDF perlu diperiksa spesifikasinya dan disiapkan untuk penerima yang sesuai.

03

Cairan dan residu

Air proses, residu, dan material yang tidak memenuhi spesifikasi tetap memerlukan prosedur pengelolaan dan pencatatan.

RUJUKAN EMISIPermen LHK No. 70 Tahun 2016

Peraturan ini memuat baku mutu emisi untuk usaha dan/atau kegiatan pengolahan sampah secara termal. Tabel hasil uji pada website mengutip acuan yang tercantum dalam laporan laboratorium, bukan penilaian kepatuhan suatu fasilitas.

Buka sumber peraturan di JDIH BPK

KONFIGURASI LOKASI

Bahas kondisi
umpan.

Untuk pembahasan awal, siapkan komposisi dan volume sampah, ruang kerja, utilitas, serta cara mengelola keluaran.

Bahas kebutuhan lokasi Baca catatan penerapan