PYRONEX| Sistem Pengolahan Sampah Terpadu

TEKNOLOGI / PIROLISIS

Teknologi pirolisis
untuk fraksi organik.

Pyronex II tidak memasukkan seluruh sampah ke reaktor. Sistem memisahkan material, menyiapkan fraksi organik, lalu memanaskannya dalam reaktor tertutup dengan suplai oksigen sangat terbatas.

Diperbarui 1 Oktober 2026.

01 / CARA KERJA MESIN PIROLISIS SAMPAH ORGANIK

Pirolisis adalah
bagian dari sistem.

Pirolisis tidak menghapus kebutuhan pemilahan. Kualitas dan laju umpan dipengaruhi material yang benar-benar masuk ke reaktor.

  1. 01

    Penerimaan dan pemilahan

    Material dari fasilitas masuk melalui konveyor. Pemisah magnetik dan pengayak membantu memisahkan logam, fraksi organik, dan material kering.

  2. 02

    Pencacahan dan dewatering

    Fraksi organik diperkecil ukurannya dan diperas untuk mengurangi air bebas. Sampah masuk, fraksi terpilah, material terkondisi, dan umpan reaktor perlu dicatat terpisah.

  3. 03

    Reaktor tertutup

    Material dipanaskan dengan oksigen sangat terbatas. U.S. EPA membedakan pirolisis dari pembakaran dengan menjelaskan bahwa zona termal pirolisis menerima sedikit atau tidak ada oksigen tambahan.

  4. 04

    Pendinginan dan penanganan biochar

    Arang hasil proses perlu didinginkan dan diuji. Penggunaan tertentu tidak dapat ditetapkan hanya dari istilah biochar.

Rujukan teknis U.S. EPA tentang proses termal

02 / FEEDSTOCK DAN KADAR AIR

Umpan reaktor
bukan sampah datang.

Pembahasan kapasitas harus memakai aliran material yang jelas.

  • As-receivedSemua material yang datang, termasuk air, logam, fraksi kering, dan material yang tidak masuk jalur termal.
  • Fraksi organikBagian yang tersisa setelah pemilahan dan diarahkan ke tahap pencacahan serta pemerasan.
  • Umpan terkondisiMaterial setelah ukuran dan air bebasnya ditangani. Metode pencatatan harus konsisten jika dibandingkan antarhari.
  • Umpan reaktorMaterial yang benar-benar masuk tabung. Laju ini tidak boleh disamakan dengan kapasitas sampah masuk tanpa karakterisasi.

Baca catatan kadar air dan kesiapan umpan untuk cara menyusun data awal.

03 / PIROLISIS DAN INSINERASI

Dua proses termal
dengan tujuan berbeda.

Insinerasi adalah pembakaran dengan oksigen yang cukup untuk oksidasi. Pirolisis memanaskan material dalam kondisi oksigen terbatas untuk menghasilkan keluaran padat dan gas yang perlu ditangani.

Perbandingan ini menjelaskan prinsip proses, bukan penilaian bahwa salah satu teknologi selalu sesuai. Kesesuaian ditentukan oleh komposisi umpan, target keluaran, pengendalian gas, izin, dan fasilitas.

Baca perbandingan lebih lengkap

04 / PENGENDALIAN EMISI

Reaktor tertutup
tetap perlu diukur.

Pyronex II memasukkan wet scrubber sebagai bagian dari rancangan pengendalian gas buang. Nilai emisi harus dibaca dari konfigurasi dan kondisi operasi yang diuji, bukan dari nama teknologinya saja.

Ringkasan GreenLab pada situs ini mencatat sampel “Air Emission - Boiler” dan tidak mengidentifikasinya sebagai Pyronex I atau Pyronex II.

Lihat ringkasan uji emisi

05 / FASILITAS DAN KELUARAN

Kapasitas perlu
dibahas di lokasi.

Kelas kapasitas nominal hingga 1 ton/jam bukan jaminan laju aktual pada semua jenis sampah.

Survei awal perlu melihat area penerimaan, pemisahan, penyimpanan, daya, air, drainase, operator, perawatan, serta jalur biochar dan fraksi kering.

Untuk fasilitas TPS3R, definisi, fungsi, dan persyaratan penyelenggaraan perlu dibaca bersama aturan yang berlaku. Halaman sistem pengolahan sampah untuk TPS3R merangkum data yang perlu disiapkan.

RUJUKAN DAN PEMBAHASAN

Gunakan data
yang tersedia.

Rujukan regulasi dan hasil uji membantu menetapkan pertanyaan. Keputusan teknis tetap memerlukan karakterisasi umpan dan survei fasilitas.

Lihat konfigurasi Pyronex II

Baca seluruh hasil uji

Hubungi tim teknis